thumbnail

BEBERAPA PERATURAN BARU YANG BERKAITAN DENGAN DELAPAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Minggu, 29 Desember 2013


Untuk sekedar mengingatkan rekan-rekan guru dan tenaga kependidikan lainnya, pada posting kali ini saya upload bebarapa peraturan baru yang berkaitan dengan Standar Nasional Pendidikan. Peraturan ini sekaligus menjadi pendukung atau dasar hukum penerapan Kurikulum 2013.
Blog, Updated at: 23.00.00
thumbnail

BAGAIMANA MENYUSUN SASARAN KERJA PEGAWAI (SKP) KHUSUS KEPALA SEKOLAH DAN GURU

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Kamis, 26 Desember 2013




Menurut Peraturan Pemerintah No 46 Tahun 2011 dan Perka BKN No 1 Tahun 2013 yang akan diberlakukan mulai tanggal 1 Januari 2014 Penilaian  prestasi  kerja  PNS  adalah  suatu  proses penilaian  secara  sistematis  yang  dilakukan  oleh  pejabat penilai  terhadap  sasaran  kerja  pegawai  dan  perilaku kerja PNS.
Blog, Updated at: 05.01.00
thumbnail

APLIKASI PENGOLAHAN NILAI SEKOLAH (NS) DAN SKHUN SMP TAHUN 2014

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Senin, 23 Desember 2013

Untuk membantu rekan-rekan guru yang akan megolah Ujian Sekolah serta Membuat Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHUN) berikut ini saya upload contoh aplikasi sederhana berbasis Excel untuk mengolah Nilai Sekolah dan dapat digunakan untuk membuat Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHUN), Pengumuman Kelulusan, Serta Surat Keterangan Kelakuan Baik dari Sekolah.

Blog, Updated at: 23.54.00
thumbnail

DOWNLOAD PROGRAM KERJA WAKASEK KESISWAAN, KURIKULUM, DAN PROGRAM BK/BP

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Jumat, 20 Desember 2013

Dalam rangka melaksakakan tata kelola sekolah yang baik, ada beberapa perangkat pendukung yang harus dilengkapi, seperti Dokumen KTSP, Rencana Kerja Sekolah atau Rencana Kerja Jangka Mengah, Rencana Kerja Tahunan Sekolah, Program Kerja Kepala Sekolah serta beberapa perangkat lainnya.
Blog, Updated at: 12.45.00
thumbnail

DOWNLOAD RENCANA KERJA SEKOLAH (RKS), RENCANA KERJA JANGKA MENENGAH (RKJM), RENCANA KERJA TAHUNAN SEKOLAH (RKTS), RKKS (RENCANA KERJA KEPALA SEKOLAH)



Untuk Pak H. Asep Rustandi, M.Pd  dan bagi rekan-rekan Kepala Sekolah yang lain di lingkungan Kabupaten Pandeglang, khususnya untuk sekolah yang masih bersatus sekolah potensial, sekolah tumbuh termasuk di dalam SD SMP Satu Atap yang membutuhkan contoh RKS, RKJM dan RKTS serta Dokumen 1 KTSP dapat di download pada link dibawah ini.


Blog, Updated at: 07.43.00
thumbnail

ALHAMDULILLAH PESERTA DIDIK BARU DAN PTK MUTASI SEKARANG SUDAH BISA MASUK KE TAB UTAMA

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Kamis, 19 Desember 2013

Ternyata tidak perlu menunggu keluarnya Pacthdapodikdas 2.0.5 atau 205 karena sejak tanggal 19 Desember 2013 Perpindahan Siswa atau Peserta Didik Baru dan PTK Mutasi ke Tabel Utama sudah bisa dilakukan. Bagi rekan-rekan OPS yang sudah sukses melakukan sikronisasi mulai tanggal 19 Desember 2013 sekalipun masih berstatus INSERT NULL TABEL Peserta Didik Baru atau PTK Mutasi akan langsung pindah ke tabel utama atau DIBERI TANDA MERAH Jika tidak langsung masuk tabel Utama. Untuk yang sudah diberi TANDA MERAH, Ops tinggal mengklk Pindah Ke Tab Utama.

Blog, Updated at: 00.38.00
thumbnail

INFO TENTANG CARA MEMINDAHKAN PESERTA DIDIK BARU DARI TABEL TAMBAH KE TABEL UTAMA

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 18 Desember 2013

  1. Pada aplikasi versi 2.0.4 atau sebelumnya, Peserta Didik (PD) Baru atau PD Mutasi dan PTK Baru atau PTK Mutasi belum bisa masuk secara otomatis ke tabel Utama. 
  2. Supaya bisa masuk ke tabel Utama operator (sekolah ataupun KKDatadik kab/Kota) harus masuk terlebih dahulu ke Login Manajemen kemudian mengenerete prefill baru hasil sinkron data. 
Blog, Updated at: 00.44.00
thumbnail

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) PPKn SMP Kelas VII Lengkap berdasarkan Kurikulum 2013

Berikut ini saya upload kiriman dari rekan guru PPKn berupa contoh-contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) PPKn berdasarkan Kurikulum 2013. Contoh RPP ini merupakan hasil workshop atau kegiatan pendampingan pelaksanaan Kurikulum 2013
Blog, Updated at: 00.21.00
thumbnail

CEK DATA GURU DAN PTK

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Minggu, 01 Desember 2013

Masa pengisian DAPODIK atau DAPODIKDAS tahun plajaran 2013-2014 sudah kita mulai sejak bulan Oktober 2013 yang lalu. Bagi Bapak Ibu yang sudah mengupload data ke server pusat, Insya Allah mulai akhir bulan Januari 2014 sudah dapat  melakukan cek data guru atau validasi / verifikasi data guru. Cek data guru atau validasi/verifikasi data guru bertujuan untuk mengetahui  kesesuaian data guru atau PTK, terutama data jumlah jam mengajar. Kesesuaian hasil cek data guru atau validasi / verifikasi data guru ini sangat penting mengingat Semua Pembayaran Tunjangan Guru Tahun 2014, baik tunjangan sertifikasi maupun tunjangan lainnya seperti Tunjangan Fungsional Non PNS, Tunjang Khusus atau Tunjangan Daerah Terpencil menggunakan data DAPODIKDAS sebagai dasar pembayaran tunjangan. Oleh karena itu dimohon semua guru maupun kepala sekolah untuk melakukan cek data guru atau validasi data guru masing-masing. 

Blog, Updated at: 04.00.00
thumbnail

KETENTUAN PEMBERIAN TUGAS BELAJAR DAN IZIN BELAJAR BAGI PNS

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Senin, 04 November 2013

Bagi Bapak/Ibu guru yang akan menlajutkan studi baik ke jenjang S-1 maupun S-2 dan S-3, karena saat ini tersedia beasiswa S-1, beasiswa S-2, dan beasiswa S-3 yang diberikan pemerintah, seperti beasiswa S2 kemdikbud untuk guru SD dan SMP yang telah digulirkan sejak tahun 2012 yang lalu, besar kemungkinan beasiswa S-2 Kemdikbud untuk guru SD dan SMP masih tetap ada pada tahun 2014 dan 2015 yang akan datang, sebaiknya terlebih dahulu memahami ketentuan tentang pemberian Tugas Belajar dan Izin Belajar.
Blog, Updated at: 00.22.00
thumbnail

DONWLOAD CONTOH MEDIA PEMBELAJARAN PPKN – PKN SMP

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Jumat, 04 Oktober 2013

Berikut ini saya upload beberapa contoh media pembelajaran PPKn / PKn SMP dalam bentuk flash (format swf) yang dapat digunakan oleh guru dalam pembelajaran di kelas. Khusus bagi guru yang yang membutuhkan media pembelajaran dalam bentuk Powerpoint silahkan DI SINI.

Blog, Updated at: 22.38.00
thumbnail

DOWNLOAD PROPOSAL PENGADAAN PERALATAN LABORATORIUM IPA, PROPOSAL PENGADAAN ALAT PERAGA / MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA, DAN PROPOSAL PENGADAAN ALAT PERAGA / MEDIA PEMBELAJARAN OLAH RAGA

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Selasa, 24 September 2013

Untuk Rekan-rekan kepala sekolah atau guru yang membutuhkan contoh proposal untuk mendapatkan bantuan alat peraga atau media pembelajaran yang bersumber dari Dana Aloksi Khusus (DAK), berikut ini saya berikan link contoh-contoh proposal pengadaan alat peraga / media pembelajaran :
Blog, Updated at: 10.10.00
thumbnail

WEBSITE RESMI NOMER INDUK SISWA NASIONAL (NISN)

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Minggu, 08 September 2013

Website resmi NISN beralamat di http://nisn.data.kemdiknas.go.id/page/home Nomor Induk Siswa Nasional ( NISN ) yang resmi hanya bisa dilihat melalui ini. Melaui ini Ada akan menemukan Pedoman Pengisian Formulir A 1 ( Pengajuan NISN baru ), yakni sebagai berikut
Blog, Updated at: 20.06.00
thumbnail

WEBSITE RESMI PEMERINTAH KABUPATEN PANDEGLANG

Rekan-rekan guru khusus di wilayah Kabupaten Pandeglang rasanya wawasan dan pengetahuan kita kurang optimal apabila kita belum pernah membaca website resmi Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Melalui web ini kita akan mendapat informasi tentang Profil Daerah yang berisi Sejarah Pandeglang, Makna Lambang Daerah Pandeglang, Visi Misi Kabupaten Pandeglang, dan Gambaran umum.

Website Resmi Pemerintah Kabupaten Pandeglang menyajikan pula Info Pemerintahan, berupa profil kepala daearah, Unsur Muspida, Struktur Organisasi dan Satuan Kerja. Disajikan pula informasi wisata dan budaya melalui info pariwisata yang menyajikan wisata alam, wisata budaya, wisata religi, wisata kuliner, dan wisata lainnya

Website Resmi Pemerintah Kabupaten Pandeglang menampilkan informasi Agrobisnis, seperti  pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, perhutanan serta berbagai kumpulan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati

Untuk Anda yang ingin mengunjungi website resmi Pemerintah Kabupaten Pandeglang silahkan klik link di bawah ini


Bagi Anda yang ingin mengunjungi website resmi PEMERINTAHAN PROPINSI BANTEN  silahkan klik link di bawah ini


LINK WEBSITERESMI PEMERINTAH PROVINSI BANTEN

Terima Kasih

===============================================================





Blog, Updated at: 15.05.00
thumbnail

WEBSITE RESMI PEMERINTAH PROVINSI BANTEN

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Sabtu, 07 September 2013

Rekan-rekan guru khusus di wilayah Propinsi Banten nampaknya pengetahuan kita kurang optimal apabila kita belum pernah membaca website resmi Pemerintah Propinsi Banten. Melalui web ini kita akan mendapat informasi Sekilas Banten yang berisi Sejarah Banten, Makna Lambang Daerah, Perekonomian Daerah, Infrastruktur, Sumber Daya Alam da Lingkungan Banten, Visi Misi, Kondisi Geografis, Sosial Budaya, Pemerintahan Umum dan Peta Adminitrasi.
Blog, Updated at: 14.59.00
thumbnail

SERTIFIKASI GURU RAYON 109 UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (UNJ)

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Selasa, 03 September 2013

Untuk membantu rekan-rekan guru yang ingin mengetahui Calon Peserta sertifikasi guru dan pengumuman kelulusan sertifikasi guru khusus untuk Guru-guru baik PNS maupun NonPNS yang termasuk dalam rayon 109 Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dalam tuilisan saya sertakan link website Sertifikasi guru Universitas Negeri Jakarta atau http://asg.unj.ac.id/ 

Blog, Updated at: 14.38.00
thumbnail

KAJIAN ISLAM MODERAT

Untuk melengkapi blog ini sekaligus membantu para mahasiswa yang mangada kajian Islam berikut ini saya berikan link ke webstite yang menyajikan kajian Islam yang ditulis Bpk Fuad Amsyari. Mudah-mudahan link dapat bermanfaat. Trimks


Blog, Updated at: 14.36.00
thumbnail

CONTOH PERMOHONAN SURAT IZIN BELAJAR

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Senin, 02 September 2013



Bapak/Ibu yang akan atau sedang mengikuti pendidikan dalam jabatan atau melanjutkan studi sambil bekerja. Jangan lupa untuk membuat izin belajar agar ijazah yang kita dapatkan nanti dapat digunakan untuk penyetaraan atau kenaikan tingkat.

Berikut ini contoh permohonan Surat Izin Belajar


Blog, Updated at: 07.40.00
thumbnail

BEASISWA S2 TAHUN 2013 UNTUK GURU SMP

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Senin, 26 Agustus 2013

Kabar gembira bagi guru SMP yang berstatus sebagai PNS ataupun guru tetap yayasan, karena pada tahun 2013 Direktorat Pembinaan PTK Dikdas, Ditjen Dikdas Kemdikbud membuka kembali Program Beasiswa S2. Pemberitahuan Resmi tentang dibukanya kembali Program Beasiswa S2 untuk guru SMP ini tertuang dalam Surat Nomor : 7107/C3.3.LL/2013 tertanggal 19 Agustus 2013 yang disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota dan Provinsi Se-Indonesia.

Blog, Updated at: 22.51.00
thumbnail

LOMBA KREATIVITAS GURU (LKG) TINGKAT NASIONAL TAHUN 2013

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Selasa, 20 Agustus 2013

Apakah Anda berminat mengikuti Lomba Kreativitas  Guru  (LKG)  Tingkat Nasional Tahun 2013 dengan Total  hadiah  untuk pemenang dan finalis  sebesar  Rp. 497.000.000,-  (Empat ratus  embilan puluh  tujuh juta rupiah).  ika Ya, Anda harus segera besiap diri, karena Penerimaan  karya ilmiah (Penelitian Tindakan Kelas, dan sejenisnya) untuk  lomba ini paling lambat  tanggal  30  September 2013 (cap pos).
Blog, Updated at: 00.18.00
thumbnail

CEK NUPTK

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Sabtu, 17 Agustus 2013

Status NUPTK bagi seorang GTK Kemendikbud/Kemenag dapat ditelusuri berdasarkan nomor NUPTK. Arsip NUPTK yang ditampilkan ini merupakan hasil rekonsiliasi data NUPTK terbitan sistem NUPTK generasi-generasi sebelumnya dengan sistem NUPTK generasi PADAMU NEGERI. Untuk menelusuri status NUPTK anda, silakan isi nomor NUPTK pada kolom tersedia.


Bagi Anda yang ingin mengetahui atau mengecek Status NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan) silahkan klik link di bawah ini!

Blog, Updated at: 05.54.00
thumbnail

LAYANAN E_MAIL KHUSUS UNTUK PNS

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Senin, 22 Juli 2013

Sudahkan Anda membuat email khusus untuk PNS?  Jika belum silahkan buat dengan mengunjung PNSMail di http://pnsmail.go.id  Layanan  e_mail ini merupakan layanan e_mail yang resmi di kelola oleh Pemerintah.

Blog, Updated at: 21.50.00
thumbnail

DOWNLOAD SILABUS MATA PELAJARAN PPKN SMP MTs BERDASARKAN KURIKULUM 2013

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Sabtu, 20 Juli 2013

Bagi Bapak/Ibu guru PPKn SMP dan MTs yang belum menemukan Silabus Mata Pelajaran PPKn SMP dan MTS berdasarkan Kurikulum 2013, pada posting kali ini saya berikan link download Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) serta Silabusnya. Bagi Anda yang membutuhkan silahkan mendownloadnya.
Blog, Updated at: 22.03.00
thumbnail

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN - RPP - PPKn SMP MTs BERDASARKAN KURIKULUM 2013

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Jumat, 19 Juli 2013

Inilah bebrapa contoh RPP PPKn SMP/MTs berdasarkan Kurikulum 2013
Blog, Updated at: 03.48.00
thumbnail

CARA MENGUNGGAH LOGO SEKOLAH DAN FOTO PTK (PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN) PADA WEBSITE PADAMU NEGERI http://padamu.siap.web.id

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Sabtu, 06 Juli 2013

Untuk mengupload LOGI SEKOLAH petama-tama Anda LOGIN SEKOLAH  dengan NPSN Sekolah Anda dan Password yang telah Anda buat, Selanjutnya Anda Klik tombol SEKOLAH yang ada disamping tombol KOMUNITAS, lalu klik tombol ADMINISTRASI BETA, berikutnya anda klik tombol KELOLA SEKOLAH, lalu Tombol PROFIL. Berikutnya klik INFO SEKOLAH (lihat Info Sekolah). Selanjutnya Anda tinggal mengunggah atau mengupload Logo sekolah Anda melalui tombol UNGGAH FILE LOGO Sekolah
Blog, Updated at: 20.59.00
thumbnail

CONTOH FAKTA INTEGRITAS GURU PNS DAN NON PNS

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Kamis, 27 Juni 2013

Inilah contoh fakta integritas untuk guru, baik PNS maupun non PNS

1. CONTOH FAKTA INTEGRITAS (GURU PNS/GB/TKK)

Saya yang bertanda tangan di bawah ini 
Nama                                    : ....................
NIP/NIGB/No.Induk TKK     : ....................
NUPTK                                 : ...................
Tempat/Tanggal Lahir         : ....................
Pangkat/Gol. Ruang           : ....................
Unit Kerja                              : ...................

Blog, Updated at: 06.29.00
thumbnail

JUKNIS PROPOSAL PTK MGMP SMP TAHUN 2013

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Selasa, 04 Juni 2013

Jumlah pemberian dana bantuan (blockgrant) peningkatan karier sebagaimana tertuang dalam DIPA Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Tahun 2013 yaitu sebanyak Rp.  28.000.000,00 (dua puluh delapan juta rupiah) per  MGMP SMP. Dana tersebut bersumber dari APBN tahun 2013. ANDA BUTUH JUKNIS SILAHKAN DOWNLOAD DI SINI
Blog, Updated at: 19.53.00
thumbnail

PEMUTAKHIRAN DATA NUPTK MELALUI WEBSITE PADAMUNEGERI ATAU PADA http://padamu.kemdikbud.go.id

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Sabtu, 01 Juni 2013

Bapak/Ibu guru, Kementerian Pendidikan Nasional melalui BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN berencana mengadakan pemutakhiran Data NUPTK serta membuka kembali pengajuan NUPTK bagi rekan-rekan guru yang telah mengabdi lebih dari 5 tahun namun belum memiliki NUPTK. Pemutakhiran Data NUPTK akan mulai dilakukan pada awal Juni ini, sedangkan pengajuan NUPTK baru akan dilaksanakan mulai minggu ke-4 bulan Juni.

Blog, Updated at: 00.22.00
thumbnail

SOAL LATIHAN UKK IPS KELAS 2 SD/MI

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Minggu, 12 Mei 2013


I.   Berilah tanda silang pada huruf A,B atau C di depan jawaban yang paling benar !
1.    Silsilah keluarga berguna untuk ....
A.  Asal usul sebuah keluarga
B.  Sejarah sebuah nama
C.  Asal usul rumah tangga
2.    Keluarga dibentuk melalui ....
A.  Persaudaraan
B.  Perkawinan
C.  Kekerabatan
3.    Keluarga inti terdiri atas ....
A.  ayah, ibu, dan nenek
B.  ayah, anak, dan pembantu
C.  ayah, ibu dan anak-anak
Blog, Updated at: 11.41.00
thumbnail

SOAL LATIHAN UKK IPS KELAS I SD/MI

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Sabtu, 11 Mei 2013

SOAL LATIHAN UKK IPS KELAS I SD/MI

MATA PELAJARAN     : IPS
KELAS / SEMESTER   : 1/ II
WAKTU                   : 90 MENIT
NAMA :

I.     I. Berilah tanda silang pada huruf A,B atau C di depan jawaban yang paling benar !
1.    Jam enam pagi kami sarapan bersama sebelum berangkat sekolah, ini adalah peristiwa yang terjadi....
A.  Setiap hari
B.  Setiap minggu
C.  Setiap bulan
2.    Semua kejadian yang sudah pernah terjadi disebut....
A.  Mimpi                   B. Angan – angan                 c. Peristiwa
3.    Peristiwa yang yang dapat kamu ingat adalah....
A.  Peristiwa pada waktu masih bayi
B.  Peristiwa pada awal masuk sekolah
C.  Peristiwa waktu dilahirkan
4.    Contoh pengalaman yang membuatmu bahagia adalah...
A.  Kamu punya kucing, kucingnya hilang
B.  Kamu naik sepeda kencang dan terjatuh
C.  Kamu libur sekolah diajak ayah ke pantai
5.    Sakit merupakan contoh peristiwa yang....
A.  Menyedihkan
B.  Menyenangkan
C.  Biasa saja
Blog, Updated at: 11.37.00
thumbnail

PUISI: “BALADA NASIB GURU”

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Jumat, 10 Mei 2013

Pekerjaan mengajar dan mendidik sudah tradisi
Kalau anak tak lulus UN harus siap menerima sanksi
Loyalitas harga mati, tidak loyal dimutasi
Pulang cepat dimarahi, datang cepat tak dihargai
Hidup kaya di sangka korupsi, kalau miskin salah sendiri
Mau dilantik dan promosi, mesti punya koneksi
Potongan bank dan koperasi, tiap bulan selalu menanti
Naik gaji walau bukan sekedar janji, namun tetap dipolitisasi
Baru menikmati sertifikasi, sudah diminta uji kompetensi
Jam mengajar tak mencukupi, tunjangan sertifikasi dikabiri
Mesti cek DAPODIK karena harus verifikasi, malang nian ternyata SKTPnya tak direalisasi

===================================================




= Baca Juga =



Blog, Updated at: 23.17.00
thumbnail

SOAL PENILAIAN KENAIKAN KELAS 2 KURIKULUM 2013 TEMA 8 KESELAMATAN DI RUMAH DAN PERJALANAN

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 08 Mei 2013

SOAL PENILAIAN KENAIKAN KELAS 2 KURIKULUM 2013 TEMA 8 KESELAMATAN DI RUMAH DAN PERJALANAN

Soal Penilaian Kenaikan Kelas 2 Kurikulum 2013 tema 8 Keselamatan di Rumah dan Perjalanan

Soal Tematik SD Kelas 2 Kurikulum 2013 tema tema 8 Keselamatan di Rumah dan Perjalanan
Blog, Updated at: 12.11.00
thumbnail

SOAL PENILAIAN KENAIKAN KELAS 2 KURIKULUM 2013 TEMA 7 MERAWAT HEWAN DAN TUMBUHAN

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Selasa, 07 Mei 2013

SOAL PENILAIAN KENAIKAN KELAS 2 KURIKULUM 2013 TEMA 7  MERAWAT HEWAN DAN TUMBUHAN

Soal Penilaian Kenaikan Kelas 2 Kurikulum 2013 tema 7  Merawat Hewan dan Tumbuhan

Soal Tematik SD Kelas 2 Kurikulum 2013 tema 7  Merawat Hewan dan Tumbuhan

Blog, Updated at: 12.09.00
thumbnail

SOAL PENILAIAN KENAIKAN KELAS 2 KURIKULUM 2013 TEMA 6 AIR, BUMI, DAN MATAHARI

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Senin, 06 Mei 2013

SOAL PENILAIAN KENAIKAN KELAS 2 KURIKULUM 2013 TEMA 6 AIR, BUMI, DAN MATAHARI


Soal Penilaian Kenaikan Kelas 2 Kurikulum 2013 Tema 6 Air, Bumi, Dan Matahari
Blog, Updated at: 12.08.00
thumbnail

SOAL PENILAIAN KENAIKAN KELAS 2 KURIKULUM 2013 TEMA 5 HIDUP BERSIH DAN SEHAT

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Sabtu, 04 Mei 2013

SOAL PENILAIAN KENAIKAN KELAS 2 KURIKULUM 2013 TEMA 5  HIDUP BERSIH DAN SEHAT    

Berikut ini kumpulan link download Soal Penilaian Kenaikan Kelas 2 Kurikulum 2013 Tema Hidup Bersih dan Sehat

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jawaban yang tepat!
  1. Sebelum kita makan sebaiknya kita berdo'a dan............................terlebih dahulu.
  2. Makanan yang sehat adalah makanan yang bersih dan ........................
  3. Olahraga membuat kita jadi...........................
Blog, Updated at: 12.06.00
thumbnail

SOAL PENILAIAN KENAIKAN KELAS 4 TEMA 7 CITA-CITAKU

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Jumat, 03 Mei 2013

SOAL PENILAIAN KENAIKAN KELAS 4 TEMA 7 CITA-CITAKU


SOAL PENILAIAN KENAIKAN KELAS 4 TEMA 7 CITA-CITAKU
1. Impian bisa disebut...
a. cobaan
b.Cita-cita
c. hayalan semata
d. bayangan
Blog, Updated at: 12.04.00
thumbnail

SOAL PENILAIAN KENAIKAN KELAS 4 TEMA 8 DAERAH TEMPAT TINGGALKU

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Kamis, 02 Mei 2013

SOAL PENILAIAN KENAIKAN KELAS 4 TEMA 8 DAERAH TEMPAT TINGGALKU

I. Berilah tanda silang ( x ) pada huruf a, b, c atau d pada jawaban yang benar
1. salah satu contoh siakap dari panca sila sila pertama adalah...
a. ucapkan salam jika pulang sekolah
b. minta maaf jika terlambat sekolah
c. bersama -sama memelihara lingkungan alam
d. berdoa sebelum makan

Blog, Updated at: 12.01.00
thumbnail

SOAL PENILAIAN KENAIKAN KELAS 4 TEMA 9 MAKANANKU SEHAT DAN BERGIZI

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 01 Mei 2013

SOAL PENILAIAN KENAIKAN KELAS 4 TEMA 9 MAKANANKU SEHAT DAN BERGIZI


Penilaian Kenaikan Kelas 4
Penilaian Akhir Semester ( UAS ) Kelas 4 Semester 2


Tema 9 Makananku Sehat dan Bergizi

1. makanan yang sangat penting bagi sistem kekebalan tubuh, penguat tulang, dan gigi karena merupakan sumber vitamin A, vitamin C, dan vitamin K. adalah...
a. pisang
b. wortel
c. mangga
d. tomat
Blog, Updated at: 11.59.00
thumbnail

CARA CEK SK KENAIKAN PANGKAT DAN CARA CEK PANGKAT TERAKHIR

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 10 April 2013

Sejak beberapa tahun yang lalu website resmi BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA (BKN) telah merilis cara memastikan data pegawai. Apabila pada tahun-tahun sebelumnya DATA KEPEGAWAIAN yang ditampilkan sering data yang usang (belum uptodate), tetapi untuk saat ini DATA KEPEGAWAIAN yang ditampilkan lebih uptodate, Bahkan dapat digunakan untuk mengecek apakah SK Kenaikan Pangkat Terakhir yang diajukan sudah diproses atau belum.

Bagi Anda yang ingin mengecek apakah SK Kenaikan Pangkat Terakhir yang diajukan sudah diproses atau belum ataupun Anda yang ingin mengetahui Pangkat Terkahir atau Ingin mengetahui Kesesuian Data Anda yang tercatat di Badan Kepegawaian Negara (BKN),

Blog, Updated at: 23.57.00
thumbnail

APLIKASI PENGUMUMAN KELULUSAN SMP 2014 DAN APLIKASI SKHU 2014

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 27 Maret 2013

Assalamualaikum Wr. Wbr.

Untuk membantu rekan guru dan kepala sekolah dalam membuat PENGUMUMAN KELULUSAN SISWA SMP TAHUN 2014 dan SURAT KETERANGAN HASIL UJIAN (SKHU) TAHUN 2014  berikut ini saya upload contoh aplikasi sederhana untuk membuat PENGUMUMAN KELULUSAN  SMP 2014, KETERANGAN KELAKUAN BAIK dan SURAT KETERANGAN HASIL UJIAN (SKHU) TAHUN 2014 yang dibuat dalam program MS EXCEL.
Blog, Updated at: 02.40.00
thumbnail

STRUKTUR KURIKULUM SMP 2013, KD PPKN DAN MATA PELAJARAN LAINNYA PADA SMP MTs BERDASARKAN KURIKULUM 2013

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Kamis, 07 Maret 2013

Untuk membantu rekan-rekan guru SMP dan MTs dalam rangka mempersiapkan diri untuk mengimplementasikan Kurikulum 2013 dalam upload kali ini saya tuliskan Struktur Kurikulum 2013 dan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar mata pelajaran PPKn, dan mata pelajaran lainnya beserta Dokumen Kurikulum 2013
Blog, Updated at: 23.59.00
thumbnail

UJI BEDA PARAMETRIK DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM SPSS

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Jumat, 22 Februari 2013

Dalam tulisan ini  ada dua jenis uji beda, yakni  Uji T untuk Dua Sampel Bebas dan Uji T Berpasangan 
Blog, Updated at: 23.05.00
thumbnail

DOWNLOAD GAMES GRATISAN UNTUK ANAK-ANAK

Anda memiliki anak yang masih berusia TK, SD, atau SMP ? Jika ya, silahkan klik link download game gratis di bawah ini. Tersedia lebih dari 100 game menarik yang cocok untuk usia anak-anak.



Terima Kasih, mudah-mudahan bermanfaat untuk anak-anak kita.


= Baca Juga =



Blog, Updated at: 20.54.00
thumbnail

MENGAKSES SITUS/WEBSITE LAPOR TUNJANGAN DIKDAS BENAR-BENAR MELELAHKAN

Seperti biasanya menjelang dikeluarnya SK penetapan Tunjangan Guru terutama SK Tunjangan Profesi (SKTP),  guru dan Operator Sekolah diwajibkan mengecek kesesuaian data melalui portal LAPOR TUNJANG DIKDAS agar tidak terjadi permasalahan dalam penetapan SKTP tersebut. Seperti ketidaksesuaian jumlah jam yang dapat berakibat tidak diikelurkanya SKTP, ketidaksesuaian pangkat, golongan masa kerja, gaji pokok dan Kenaikan Gaji Berkala yang akibat kekurangan dalam pembayaran tunjangan sertifikasi guru. Namun disayangkan pengecekan data PTK pada server LAPOR TUNJANGAN DIKDAS melalui http://223.27.144.195:8081/ atau http://223.27.144.195:8082/ atau http://223.27.144.195:8083/ selain server sering overload juga loodingnya sangat berat dan lambat. Beberapa rekan-rekan operator yang telah melakukan cek data melalui LAPOR  TUNJANGAN DIKDAS  melaporkan bahwa mengakses server LAPOR TUNJANGAN DIKDAS sangat melelahkan. Mereka merasa sangat kecewa dengan pelayanan yang diberikan direktorat  P2TK ini.

Blog, Updated at: 06.53.00
thumbnail

CONTOH SOAL LATIHAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL MATEMATIKA SMP

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Rabu, 13 Februari 2013

Berikut ini adalah contoh soal Matematika - SMP yang diujikan dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Blog, Updated at: 01.43.00
thumbnail

EVALUASI PENDIDIKAN ATAU EVALUASI PEMBELAJARAN

Posted by PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN on Selasa, 12 Februari 2013

A. Pengertian Evaluasi
Secara etimologis, kata “Evaluasi” berasal dari bahasa Inggris, yaitu dari kata “Evaluation”, yang artinya penilaian atau pengukuran, yang dalam bahasa Arab disebut dengan “At-Taqdir”. Sinonim dari kata evaluasi adalah assesment, yang menurut Richard Tardif sebagaimana dikutip oleh Muhibbin Syah (1999:17) berarti proses penilaian yang menggambarkan prestasi yang dicapai oleh seorang siswa sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

Istilah-istilah yang berdekatan dengan evaluasi dan sering digunakan secara bergantian, adalah tes dan pengukuran (measurment). Dalam konteks tertentu, ketiga istilah tersebut (tes, pengukuran dan evaluasi), memang sulit untuk dipisahkan, namun secara konseptual ketiganya mempunyai pengertian yang berbeda.

==========================================




==========================================

Kaufman Dab Thomas sebagaimana dikutip oleh Rusijono Rusijono, EvaluasiPembelajaran, (1999:1) mengatakan, bahwa:
Testing is the task of gathering data. Measurement is the technique or method used to compare those data against a standard, and evaluation the proporse for wich one uses tests and meansurment”. Artinya: “Tes adalah pemberian tugas yang bertujuan mengumpulkan data. Pengukuran adalah teknik atau metode untuk membandingkan data (yang telah dikumpulkan dengan kriteria tertentu). Sedangkan evaluasi, adalah penggunaan hasil tes dan pengukuran untuk keperluan tertentu”.

Secara sederhana, bila konsep tersebut diaplikasikan dalam kegiatan belajar mengajar, dapat digambarkan bahwa ketika guru memberikan ulangan, ujian pada siswa, maka proses tersebut dapat dikatakan “tes”. Setelah data yang berupa hasil pekerjaan siswa dikumpulkan, guru melakukan koreksi untuk menentukan skor masing-masing siswa. Koreksi pada dasarnya, proses membandingkan pekerjaan siswa dengan kriteria yang ada pada guru.
Hasil pengukuran ini, biasanya dibuat dalam bentuk skor yang bersifat kuantitatif. Setelah diketahui skor masing-masing siswa, maka guru dapat memberikan penilaian kepada siswa, apakah si A termasuk kelompok siswa yang sangat baik, baik, sedang, kurang atau tidak baik. Pada waktu kenaikan kelas atau kelulusan, maka proses ini akan menentukan, apakah si A akan naik kelas/lulus. Proses ini merupakan proses evaluasi, artinya menggunakan hasil tes dan pengukuran untuk keperluan tertentu, yang dalam hal ini yaitu untuk menentukan kenaikan/kelulusan.
Dari keterangan di atas, jelaslah bahwa perbedaan pokok antara pengukuran dan evaluasi itu ada dua hal. Pertama, hasil dari pengukuran biasanya dibuat dalam bentuk skor/angka yang bersifat kuantitatif, sedangkan hasil evaluasi bersifat kualitatif (baik/buruk, lulus/tidak lulus, diterima/ditolak, dll). Kedua, proses pengukuran merupakan proses membandingkan data dengan kriteria tertentu. Kriteria yang dimaksud dapat berupa jawaban yang benar, ukuran yang tepat dan lain-lain. Sedangkan evaluasi, adalah menggunakan hasil tes dan pengukuran untuk keperluan tertentu. Yang dimaksud dengan keperluan tertentu di sini, adalah tujuan kegitan yang sedang dilaksanakan.
Sedangkan secara terminologis, para ahli memberikan definisi dengan redaksi yang bervariasi, William H. Buruton & L.J. Breuckner sebagaimana dikutip oleh M. Rifa’i dalam bukunya “Pengantar Administrasi dan Supervisi Pendidikan, (1972:90) menyatakan sebagai berikut:
Evaluation education is a continous process of inquiry concerned with the study, appraisal and improvement of all aspect of educational program of a community”, yang artinya adalah :Evaluasi pendidikan adalah sebuah proses penyelidikan penilaian yang dilakukan secara terus menerus terhadap pembelajaran, dan penilaian serta perbaikan pada semua aspek dari program pendidikan dalam sebuah komunitas (lembaga pendidikan)”.

Ralph Tyler, sebagaimana dikutip oleh Suharsimi Arikunto (1999:3), mengatakan bahwa evaluasi merupakan sebuah proses pengumpulan data untuk menentukan sejauh mana, dalam hal ini bagaimana tujuan pendidikan sudah tercapai.  Jika belum, bagaimana yang belum dan apa sebabnya. Sedangkan Muhibbin Syah (1999:175), dalam bukunya “Psikologi Belajar” menyatakan, bahwa evaluasi adalah penilaian terhadap tingkat keberhasilan siswa mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam sebuah program.
Wrightstone-Justman-Robbins, dalam bukunya “Evaluation in Modern Education”, sebagaimana dikutip oleh Ngalim Purwanto dkk (1984:143), memberikan definisi sebagai berikut:
Modern evaluation differs from older form of appraisal in several ways, first, it attempts to measure a comprehensive range of subjective of the modern school curriculum tather than subject matter achievemen, attitude personality, and charactert test. Included also are rating scales, questionarres, judgement seales of product, interviews and delecdotal records. Third, modern evaluation includes integrating and interpreting these various indices of behavior into an inclusive portrait of an individual or an educational situation”.
(Evaluasi modern, dalam beberapa hal berbeda dengan penilaian lama yang tradisional. Pertama, perbedaan ini terletak pada banyaknya atau luasnya faktor yang harus dinilai. Evaluasi modern bukan hanya menilai hasil pelajaran saja, tetapi juga keseluruhan dari kegiatan-kegiatan kurikulum sekolah. Kedua, evaluasi modern menggunakan berbagai macam bentuk/teknik evaluasi, di samping achievement test digunakan pula bermacam-macam tes, yaitu tes kepribadian, interview, observasi, catatan harian, dan sebagainya. Ketiga, evaluasi modern tidak hanya menilai salah satu segi saja dari pribadi anak, melainkan keseluruhan pribadi anak sebagai individu, bagaimana sikap dan tingkah lakunya dalam interaksinya terhadap kegiatan-kegiatan kurikulum sekolah pada umumnya).

Dari beberapa definisi sebagaimana dikemukakan di atas, dapatlah diambil suatu kesimpulan bahwa definisi evaluasi itu dapat ditinjau dari dua sudut pandang, Pertama, evaluasi dalam arti sempit, yaitu penilaian terhadap proses dan hasil kegiatan belajar siswa dalam mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan. Kedua, evaluasi dalam arti luas, yaitu penilaian terhadap semua aspek individu siswa, baik yang berupa achievement test maupun aspek-aspek lain, seperti kepribadian dan tingkah laku siswa, kejujuran, minat, bakat, sifat, sikap dan sebagainya.
Dalam tataran yang lebih konkrit, pengertian evaluasi di atas diaplikasikan oleh lembaga pendidikan dalam bentuk yang berbeda. Di lembaga pendidikan saat ini, dikenal dan digunakan istilah Ulangan Umum (ULUM), Catur Wulan (CAWU), THB (Tes Hasil Belajar) atau TPB (Tes Prestasi Belajar), Ulangan Akhir Semester (UAS), Ulangan Kenaikan Kelas (UKK), Evaluasi Belajar Tahap Akhir (EBTA) dan Evaluasi Tahap Akhir Nasional (EBTANAS), Ujian Akhir Sekolah (UAS) dan Ujian Akhir Nasional (UAN), Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional (UN).
Istilah Ulangan Umum, Catur Wulan, TPB dan THB, UAS, UKK adalah alat-alat ukur yang banyak digunakan untuk menentukan taraf keberhasilan sebuah proses belajar mengajar (learning teaching process) untuk masa tertentu, atau untuk menentukan keberhasilan sebuah program pengajaran. Sementara itu, istilah “EBTA-EBTANAS-UAS-UAN-US-UN”, biasanya digunakan untuk menilai hasil pembelajaran siswa pada akhir jenjang pendidikan, guna menentukan kelulusan.

B. Subyek dan Obyek Evaluasi
1. Subyek Evaluasi
Secara sederhana, yang dimaksud dengan subyek evaluasi adalah pelaku atau orang yang melakukan pekerjaan evaluasi. Untuk menentukan siapa sebenarnya yang disebut subyek evaluasi, pada dasarnya ditentukan oleh suatu aturan pembagian tugas atau ketentuan yang berlaku, misalnya:
a. Untuk melaksanakan evaluasi tentang prestasi belajar siswa, maka sebagai subyek evaluasi adalah guru.
b.   Untuk melaksanakan evaluasi tentang kinerja karyawan di suatu instansi, maka subyek evaluasi adalah kepala instansi atau petugas yang ditunjuk untuk itu.
c. Untuk melakukan evaluasi tentang tingkat kedisiplinan guru dalam mengajar, maka subyek evaluasi adalah kepala sekolah atau wakil kepala yang ditunjuk.
Dengan kata lain, yang disebut dengan subyek evaluasi adalah pelaksana evaluasi. Penulis menegaskan dan memilih pengertian ini, sebab dalam beberapa keterangan adakalanya seseorang yang dikategorikan sebagai subyek evaluasi dikatakan pula sebagai obyek/sasaran evaluasi. Sebagai gambaran dari contoh (a) di atas, dikatakan bahwa subyek evaluasi adalah guru, dan siswa sebagai obyek/sasaran evaluasi. Keterangan ini menyebutkan, bahwa dalam contoh di atas subyek evaluasi adalah siswa, dan obyek evaluasinya adalah prestasi belajar siswa, seperti prestasi matematika, kemampuan membaca, kemampuan menulis, dan lain sebagainya.

2. Obyek Evaluasi
Dari uraian tentang subyek evaluasi di atas, secara singkat dapat dikatakan bahwa yang disebut dengan obyek evaluasi adalah orang atau sesuatu yang menjadi sasaran evaluasi. Menurut Suharsimi Arikunto (1999:20), obyek evaluasi itu meliputi tiga hal, yaitu input, transformasi, dan out put, yaitu:
a. Input
Siswa sebagai input dari sebuah lembaga pendidikan, sebelum dia diterima pada sebuah lembaga pendidikan, biasanya dia dievaluasi terlebih dahulu dengan segala karakteristik yang dimilikinya. Dalam hal ini, minimal ada empat aspek yang perlu dievaluasi, yaitu kemampuan, kepribadian, sikap, dan intelegensinya.
b. Transformasi
Siswa sebagai input yang telah diterima, kemudian diproses dalam sutu proses transformasi. Dalam proses ini, banyak unsur yang terdapat di dalamnya yang semuanya merupakan obyek/sasaran evaluasi. Unsur-unsur tersebut, adalah:
- Kurikulum/materi
- Metode
- Sarana dan media pendidikan
- Sistem administrasi
- Guru dan personil lainnya.
c. Output
Evaluasi terhadap output lulusan, penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan prestasi belajar siswa setelah mengikuti program pendidikan. Namun perlu diperhatikan, bahwa dalam evaluasi, output ini hendaknya jangan hanya menitikberatkan pada aspek kognitif saja, tetapi aspek afektif dan psikomotornya pun harus pula diperhatikan dan dievaluasi. Sebab ada kecenderungan yang ada saat ini, bahwa sekolah (guru) hanya mengevaluasi prestasi belajar saja yang bersifat kognitif, sedangkan tingkah laku dan keterampilan apa yang mereka miliki, yang merupakan aspek afektif dan psikomotor, sangat langka dijamah oleh sekolah (guru).
 Sejalan dengan pendapat tersebut, M. Ngalim Purwanto (1984:147) mengemukakan bahwa evaluasi itu meliputi tiga faktor, yaitu:
a) Pribadi dan perkembangan peserta didik, yang meliputi:
- Perkembangan sikap (fisik dan mentalnya).
- Pengetahuan dan kecakapan/keterampilannya terhadap bahan pelajaran yang telah diberikan.
- Kecerdasan/ intelegensinya dan cara berpikirnya.
- Perkembangan perasaannya (estetis, etis, sosial, dsb).
- Perkembangan jasmani dan kesehatannya.
- Hobby, minat dan bakatnya.
b) Isi materi pendidikan, yang meliputi:
- Isi/bahan rencana pelajaran yang telah diajarkan (sesuai tidaknya dengan perkembangan umur, minat, dan kebutuhan anak).
- Situasi dan suasana sekolah berikut alat-alat perlengkapan yang tersedia.
- Keadaan guru-guru dan karyawannya, termasuk kepemimpinan kepala sekolah.
c) Proses pendidikan, yang meliputi:
-  Bagaimana guru-guru mengajar (metode apa yang dipergunakannya).
-  Bagaimana cara siswa-siswa belajar, minat, dan perhatiannya terhadap pelajaran.
-  Lamanya waktu yang tersedia untuk mengajar dan belajar.
-  Dan lain sebagainya.

C. Fungsi Dan Tujuan Evaluasi
1.  Fungsi Evaluasi
Dengan mengetahui dan memahami makna evaluasi dalam berbagai seginya, maka fungsi evaluasi dalam pembelajaran menurut Suharsimi Arikunto (1999:35) adalah sebagai berikut:
a. Evaluasi berfungsi sebagai selektif
Dengan mengadakan evaluasi, guru mempunyai cara untuk melakuakn seleksi terhadap siswanya. Seleksi itu sendiri mempunyai berbagai tujuan, antara lain:
- Untuk memilih siswa yang dapat diterima di sekolah/kelas tertentu,
- Untuk memilih siswa yang dapat melanjutkan ke kelas atau tingkat berikutnya,
- Untuk memilih siswa yang yang berhak mendapat beasiswa, dan lain sebagainya.
b) Evaluasi berfungsi sebagai pengukur keberhasilan
Fungsi kedua ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana program pembelajaran telah berhasil diterapkan. Dan hasil evaluasi ini, akan menjadi umpan balik (feed back) kepada guru sebagai dasar untuk memperbaiki proses belajar mengajar.
c) Evaluasi berfungsi sebagai penempatan
Setiap siswa, sejak lahirnya telah membawa bakatnya sendiri-sendiri, sehingga pelajaran lebih efektif apabila disesuaikan dengan pembawaan yang ada. Untuk menentukan dengan pasti di kelompok mana seorang siswa harus ditempatkan, maka digunakan suatu penilaian. Sekelompok siswa yang mempunyai hasil penilaian yang sama, akan berada dalam kelompok yang sama pula dalam belajar.
d) Evaluasi berfungsi sebagai diagnostic
Apabila alat yang digunakan dalam evaluasi cukup memenuhi persyaratan, maka dengan melihat hasilnya, guru akan mengetahui kelemahan siswa dan juga sebab musababnya. Jadi, dengan mengadakan evaluasi, sebenarnya guru mengadakan diagnosis kepada siswa tentang kelebihan dan kelemahannya, sehingga dengan hal ini akan lebih mudah untuk mencari cara dalam meningkatkan kemampuan siswa dan mengatasi kelemahannya.
Sehubungan dengan keempat fungsi evaluasi di atas, maka evaluasi pembelajaran menurut Suharsimi Arikunto (199:39) dapat digolongkan pada empat jenis, yaitu:
1) Evaluasi formatif, yaitu evaluasi yang dilaksanakan untuk keperluan memberikan umpan balik (feed back) kepada guru sebagai pertimbangan perbaikan proses belajar mengajar.
2) Evaluasi sumatif, yaitu evaluasi yang dilaksanakan untuk keperluan memberi angka kemajuan belajar peserta didik, yang sekaligus digunakan untuk pemberian laporan kepada orang tua, untuk penentuan kenaikan kelas, dan lain sebaginya.
Adapun perbedaan antara evaluasi formatif dan evaluasi sumatif, adalah sebagai berikut:
-  Evaluasi sumatif lebih ditujukan untuk keperluan menyempurnakan proses belajar mengajar. Sedangkan evaluasi sumatif lebih ditujukan untuk keperluan seleksi, pemberian angka, penentuan kenaikan kelas, dan sebagainya.
- Evaluasi formatif dilaksanakan beberapa kali dalam setiap catur wulan/semester, sedangkan evaluasi sumatif dilaksanakan pada akhir semester.
- Evaluasi formatif cenderung diarahkan pada penilaian terhadap aspek pengetahuan (kognitif) dan atau keterampilan (psikomotor). Sedangkan evaluasi sumatif, mencakup penilaian terhadap aspek pengetahuan (kognitif), sikap (afektif) dan keterampilan (psikomotor).
e) Evaluasi penempatan, yaitu evaluasi yang dilaksanakan untuk keperluan menempatkan siswa pada situasi belajar mengajar yang tepat, sesuai dengan tingkat kemampuan atau karakteristik lain yang dimilikinya.
f) Evaluasi diagnostic, yaitu evaluasi yang dilaksanakan untuk mengenal latar belakang siswa yang mengalami kesulitan belajar (psikologi, fisik, lingkungan), yang hasilnya digunakan sebagai dasar untuk memecahkan dan mencari solusi dalam kesulitan tersebut.

2. Tujuan Evaluasi
Berdasarkan pengertian dan fungsi evaluasi pendidikan tersebut di atas, menurut Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain (2002:58 – 59) maka evaluasi pendidikan juga mempunyai tujuan, yang dapat dilihat dalam dua segi, yaitu:
a) Tujuan Umum
- Mengumpulkan data-data yang membuktikan taraf kemajuan murid dalam mencapai tujuan yang diharapkan;
- Memungkinkan pendidik/guru menilai aktivitas/pengalaman yang didapat;
- Menilai metode mengajar yang dipergunakan.
b) Tujuan khusus
-Merangsang kegiatan siswa.
-Menemukan sebab-sebab kemajuan atau kegagalan.
-Memberikan bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan, perkembangan dan bakat siswa yang bersangkutan.
-Memperoleh bahan laporan tentang perkembangan siswa yang diperlukan orang tua dan lembaga pendidikan.
-Untuk memperbaiki mutu pelajaran/cara belajar dan metode mengajar.

D. Bentuk-bentuk Evaluasi Pendidikan
Pada dasarnya, evaluasi dapat dilakukan dengan secara kuantitatif maupun kualitatif. Dengan cara kuantitatif, berarti data yang diperoleh dari hasil evaluasi, disajikan dalam bentuk skor/angka. Sedangkan secara kualitatif artinya, informasi hasil tes disajikan dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan verbal, seperti sangat baik, baik, cukup, kurang, dan lain sebagainya.
Adapun teknik yang digunakan untuk menghasilkan data yang bersifat kuantitatif, biasanya digunakan teknik tes. Sedangkan untuk menghasilkan data yang bersifat kualitatif, digunakan teknik non-tes,  yaitu sebagai berikut:
1.    Teknik Tes
Teknik tes, merupakan teknik yang digunakan untuk melaksanakan tes yang berupa pertanyaan yang harus dijawab, ditanggapi atau dilaksanakan oleh siswa. Pekerjaan siswa diukur oleh sejauh mana ia telah menguasai pelajaran yang disampaikan.
Teknik tes yang sering digunakan dalam proses belajar mengajar, pada hakikatnya dapat diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu tes lisan, tes tertulis dan tes perbuatan/tindakan.
a.     Tes lisan
Tes lisan (oral examination), merupakan alat penilaian yang penyajian dan pengerjaannya oleh siswa, dikerjakan dan dilakukan secara lisan, baik berupa jawaban terhadap pertanyaan maupun berupa tanggapan. Di sekolah-sekolah lanjutan, pada umumnya bentuk ini sudah banyak ditinggalkan. Hanya untuk beberapa mata pelajaran tertentu saja, seperti pelajaran bahasa dan dalam ujian-ujian tingkat perguruan tinggi, oral examination ini masih tetap dipertahankan.
Adapun beberapa kelebihan maupun kekurangan dari oral examination ini antara lain, kelebihannya adalah:
-          Lebih dapat menilai kepribadian dan isi pengetahuan seseorang, karena dilakukan secara face to face.
-          Jika yang diuji/dites belum jelas, penguji dapat mengubah pertanyaannya sehingga dimengerti oleh yang diuji.
-          Penguji dapat mengorek isi pengetahuan dari yang diuji sampai mendetail dan dapat mengetahui bidang-bidang mana dari pengetahuan itu yang dikuasai atau yang lebih disukai dan disenanginya.
Sedangkan kekurangannya, antara lain:
-          Jika hubungan antara penguji dan yang diuji kurang baik, maka dapat mengganggu obyektivitas hasil tes.
-          Sifat penggugup pada seseorang yang dites dapat mengganggu kelancaran jawaban yang diberikannya.
-          Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tidak dapat selalu sama pada tiap orang yang diuji, sehingga standar nilai sulit ditentukan.
-          Untuk menguji kelompok, memerlukan waktu yang lama, sehingga tidak ekonomis.

b.      Tes tertulis
Secara garis besar, tes tertulis dapat dibagi lagi menjadi dua kelompok, yaitu:
1)    Tes obyektif
Dalam tes ini, tugas siswa adalah memilih di antara kemungkinan-kemungkinan jawaban yang telah disediakan, memberikan jawaban singkat atau mengisi titik-titik yang tersedia. Tes obyektif ini terbagi dalam dua bentuk, yaitu:
a)    Completion type test, yang terdiri dari:
-          Completion test, yaitu suatu bentuk tes yang menuntut si penjawab untuk melengkapi kalimat atau pernyataan dengan satu atau dua kata yang tepat.
-          Fill-in, yaitu tes yang menuntut si penjawab untuk mengisi titik-titik dalam kalimat yang dikosongkan.
b)    Selection type, yang terdiri dari:
-          True-False (benar-salah), yaitu tes yang terbentuk pernyataan yang pilihan jawabannya hanya dua macam, yakni “B” untuk jawaban yang benar, dan “S” untuk jawaban yang salah.
-          Multiple choice (pilihan ganda), yaitu tes yang berupa pertanyaan atau pernyataan yang dapat dijawab dengan memilih salah satu alternatif jawaban yang mengiringi setiap soal (biasanya berupa: a, b, c, d, dan e). Cara yang lazim untuk menjawab pertanyaannya, biasanya dengan memberi tanda silang (X) pada salah satu huruf alternatif jawaban yang dianggap benar.
-          Matching (menjodohkan), yaitu tes yang disusun dalam dua daftar yang masing-masing memuat kata, istilah atau kalimat yang diletakkan bersebelahan. Tugas siswa adalah mencocokkan/menjodohkan kata, istilah atau kalimat yang sesuai pada daftar di sebelahnya.
2)    Tes subyektif
Alat evaluasi yang berbentuk tes subyektif, adalah alat pengukur prestasi belajar yang jawabannya tidak dinilai dengan skor/angka yang pasti, seperti halnya yang digunakan dalam tes obyektif. Hal ini, disebabkan karena banyaknya ragam gaya jawaban yang diberikan oleh para siswa.
Instrumen evaluasi tes subyektif ini, mengambil bentuk essay axaminition, yaitu suatu tes yang jawabannya menuntut siswa untuk menyatakan pendapat/jawabannya berupa uraian (essay). Soal-soal bentuk uraian ini, menuntut kemampuan siswa untuk mengorganisir dan merumuskan jawaban dengan menggunakan kata-kata sendiri.
Bentuk essay examinition ini, memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya, antara lain:
-          Tes essay tidak hanya mampu mengungkapkan materi hasil jawaban siswa, tetapi juga cara/jalan yang ditempuh untuk memperoleh jawaban tersebut.
-          Tes essay dapat mendorong siswa untuk berpikir kreatif, kritis, bebas dan mandiri, tanpa melupakan tanggung jawab.
-          Memudahkan guru dalam menyusun soal, karena tidak memerlukan waktu yang lama.
-          Lebih ekonomis/hemat, karena tidak memerlukan banyak biaya atau kertas yang banyak. Soal dapat ditulis di papan tulis atau bahkan dibacakan kepada siswa yang dites.
Kekurangannya, adalah:
-          Tidak/kurang dapat digunakan untuk menguji pelajaran yang skup-nya luas/banyak, sehingga kurang dapat menilai isi pengetahuan siswa yang sebenarnya.
-          Kemungkinan jawaban yang heterogen, menyulitkan guru dalam memberikan penilaian, sehingga kurang dapat dinilai secara obyektif.
-          Karakteristik pembuatan essay-test yang berbeda-beda pada setiap guru, dapat menimbulkan salah pengertian bagi siswa.
c.  Tes perbuatan
Tes perbuatan/tindakan merupakan alat penilaian yang digunakan melalui penugasan, dan dapat disampaikan secara lisan maupun tertulis, dan mengerjakannya dilakukan dalam bentuk penampilan atau perbuatan.
Pada umumnya, pelaksanaannya tes perbuatan/tindakan dibutuhkan untuk memperoleh informasi yang diperlukan berkaitan dengan kemampuan menampilkan sesuatu. Misalnya praktek kesenian, deklamasi, keterampilan manual, melakukan percobaan atau praktek laboratorium, dan sebagainya.
Soal atau tugas dalam tes perbuatan ini, biasanya disertai dengan lembaran yang disusun menurut format tertentu yang disebut lembaran pengamatan. Format ini disusun sedemikian rupa, sehingga penguji dapat langsung memberikan nilai terhadap proses dan hasil yang dicapai dalam melaksanakan tugas yang diberikan.

2.    Teknik Non Tes
Teknik non tes, merupakan alat penilaian yang dibuat oleh guru untuk memperoleh gambaran mengenai karakteristik, minat dan kepribadian siswa. Alat penilaian jenis non-tes ini, antara lain berupa:
a.    Observasi
Yakni pengamatan tingkah laku siswa pada situasi tertentu. Observasi ini, bisa dilakukan dalam situasi sebenarnya (observasi langsung) dan bisa pula dalam situasi buatan (observasi tak langsung). Kedua jenis observasi ini, dapat dilaksanakan secara sistematis, yakni dengan menggunakan pedoman observasi, dan bisa pula tanpa pedoman.
Untuk dapat melaksanakan observasi dengan teliti dan baik, diperlukan kecakapan teknik pencatatan yang baik. Sebaliknya, untuk dapat membuat pencatatan yang teliti, teratur dan tepat, diperlukan pula teknik observasi yang baik.
b.  Wawancara (interview)
Yakni komunikasi langsung antara yang diwawancarai (interviewer) dengan orang yang diwawancarai (interviewee). Ditinjau dari pelaksanaan interview, maka interview dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:
1)    Interview bebas, yaitu interview yang tidak menggunakan pedoman yang dipersiapkan sebelumnya oleh interviewer. Jalannya interview ini tidak dikendalikan oleh suatu pedoman, melainkan tergantung pada kecenderungan dan situasi pembicaraan yang sedang berlangsung.
2)    Interview terpimpin, yaitu interview dengan menggunakan pedoman yang telah dipersiapkan sebelumnya oleh interviewer. Jadi, interview terpimpin ini merupakan kebalikan dari interview bebas.
3)    Interview bebas terpimpin, yaitu gabungan antara interview bebas dengan interview terpimpin ini menggunakan pedoman, namun pedoman tersebut hanya berisi pokok-pokok masalahnya saja, sedang penyampaian pertanyaan-pertanyaannya disesuaikan dengan keadaan saat interview berlangsung.
c.    Study kasus
Yaitu mempelajari individu siswa dalam periode tertentu secara kontinue untuk melihat perkembangan sikap dan kepribadiannya.
d.    Skala penilaian
Yaitu salah satu alat penilaian yang mempergunakan skala yang telah disusun dari yang negatif sampai kepada yang positif, sehingga pada skala tersebut, penilai tinggal membubuhi tanda ceklist saja.
e.    Inventori
Yaitu alat penilaian yang berupa pertanyaan, di mana yang ditanya tinggal memilih alternatif jawaban, apakah “setuju” atau “tidak setuju”. Bentuk ini, adalah untuk mengetahui sikap yang dimiliki oleh para siswa setelah menyelesaikan program pelajaran.
f.     Angket
Yaitu alat penilaian yang berupa suatu daftar pertanyaan mengenai suatu hal yang disampaikan kepada responden secara tertulis, dengan tujuan agar pernyataan tertulis dijawab oleh responden.
Ditinjau dari pertanyaannya, angket dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu angket terbuka dan angket tertutup. Angket terbuka, yaitu angket yang butir-butir pertanyaannya memberi kesempatan kepada responden untuk menjawab secara bebas. Sedangkan angket tertutup adalah angket yang jawaban tiap butir pertanyaannya telah ditentukan, responden hanya diberi kesempatan memilih jawaban yang telah disediakan.

DAFTAR PUSTAKA
M. Rifa’i, 1972. Pengantar Administrasi dan Supervisi Pendidikan, Bandung: Penerbit “Baru”.
Muhibbin Syah, 1999. Psikologi Belajar. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.
Ngalim Purwanto dkk, 1984. Administrasi Pendidikan, Jakarta: Mutiara.
 Rusijono, 1999. EvaluasiPembelajaran, Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.
Suharsimi Arikunto, 1988.Penilaian Program Pendidikan. Jakarta: Bina Aksara.
Suharsimi Arikunto, 1999. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain, 2002. Strategi Belajar Mengajar, Jakarta : PT. Asdi Mahasatya.


Terima Kasih Semoga Bermanfaat.


=======================================









= Baca Juga =



Blog, Updated at: 00.09.00

Search Artikel

-----------------------------------------

-------------------------------------

Statistik Pengunjung

Followers

-----------------------------------------

CB